Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Senin, 14 Desember 2009, 12:15 WIB

Untuk yang kesekian kalinya (5/12/2009) aku datang ke Surabaya lagi. Malah pernah dalam seminggu aku dua kali bolak-balik Jogja – Surabaya, hahaha . Aku datang ke Surabaya jelas bukan buat menikmati sengatan matahari. Cuma motret orang nikah kok. Tapi sayangnya, pada kesempatan ini aku kurang beruntung. Akad nikahnya diundur! Beh!

 

Sebagai ganti rugi dari keluarga yang punya akad nikah, hehehe, aku diajak jalan-jalan melintasi Jembatan Tol Suramadu! Ini pengalaman pertamaku melintasi jembatan penghubung dua pulau yang juga difungsikan sebagai jalan tol. Yay!

 

Foto gerbang tol sepeda motor di jembatan tol suramadu pada tahun 2009
Gerbang tol untuk sepeda motor dipisah ya. Soalnya mereka punya jalur sendiri.

 

Tarif tol Surabaya – Madura sebesar Rp30.000 per mobil. Sedangkan untuk sepeda motor Rp3.000. Jadi, hitung-hitungannya tarif 1 mobil = 10 sepeda motor.

 

Foto aksi sepeda motor lewat jalan tol pada tahun 2009
Baru kali ini lewat jalan tol bisa jejeran sama sepeda motor.

 

Menurut Bunda Tuti, Jembatan Suramadu ini yang terpanjang se-Asia Tenggara. Uniknya, baru kali ini lihat ada jalur motor di jembatan tol. Satu lagi, baru kali ini juga aku lihat pengendara yang berhenti di tengah jalan tol buat foto-foto. Duh! Kalau aku sih mencuri-curi gambar lewat jendela mobil udah cukup lah.

 

Pemandangan dari atas jembatan tol suramadu pada tahun 2009
Curi-curi kesempatan motret Jembatan Tol Suramadu dari mobil.

 

Untuk apa jauh-jauh nyebrang Jembatan Tol Suramadu kalau bukan untuk singgah di Pulau Madura? Baru tahu aku Madura seperti ini bentuknya.

 

Pedagang kaki lima yang berkerumun di pintu keluar jembatan tol Suramadu
Baru keluar gerbang tol, masuk wilayah Madura, eh ketemu banyak pedagang kaki lima.

 

Pas baru datang langsung tersaji pemandangan gersang tanah gamping. Sesekali ada sawah, tapi jarang. Orang-orangnya berbicara dengan dialek Madura! #yaiyalah Tapi bahasanya aku nggak mudeng. Untung aku dan mereka sama-sama ber-KTP Indonesia yang menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Jadi, perkara bahasa masih bisa diurus lah.

 

Tulisan lucu berbahasa madura
Sorry, I only speak in Jawa Krama .

 

Untuk menuju toko oleh-oleh Nusa Indah yang dimaksud, mobil harus melewati tengah alun-alun Kota Bangkalan. Baru kali ini juga aku lihat alun-alun yang ditengahnya diberi jalan aspal untuk kendaraan. Nah, di Nusa Indah itu ada pemandangan yang menarik. Bukan batik Madura, baju lorek-lorek, atau pecut sapi itu. Tapi terasi!

 

Untuk apa disini dijual terasi? Ya untuk dibeli lah! Uniknya, terasi-terasi itu menyandang nama setiap kabupaten yang ada di Madura yakni Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, dan Sampang.

 

Setelah tanya-tanya mbah Google, ternyata Madura itu terkenal sebagai sentra penghasil terasi! Bahan bakunya jelas udang rebon ditambah ramuan bumbu khas dari masing-masing daerah penghasil. Terasi ini jelas dipakai sebagai bumbu kuliner Madura, misalnya saja rujak Pamekasan (sayang nggak sempet ngicip).

 

terasi bangkalan khas madura dijual di toko nusa indah

terasi sampang khas madura dijual di toko nusa indah

terasi pamekasan khas madura dijual di toko nusa indah

terasi sepuluh goreng khas madura dijual di toko nusa indah
Berbagai macam terasi yang dijual di toko Nusa Indah, Bangkalan, Madura.

 

Untuk oleh-oleh aku nggak punya pikiran membeli terasi. Soalnya ya... tahu sendiri lah bagaimana baunya terasi yang notabene udang yang difermentasi itu. Lain halnya kalau terasi itu sudah diolah jadi masakan nan lezat penggugah selera.

 

Tapi, belum sempat kami mengeksplorasi Madura dan terasinya lebih lanjut, mendadak turun hujan lebat. Alhasil, kami meluncur balik ke Surabaya deh. Ealah, sampai di Surabaya di sana cuacanya malah panas cerah bukan main. Beh!

 

Untuk bisa ke Madura itu mudah kok Pembaca, kan ada Jembatan Tol Suramadu. Jadi kapan Pembaca beli terasi ke sana?


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • JENY
    avatar komentator ke-0
    JENY #Senin, 18 Okt 2010, 16:48 WIB
    kalo k madura lg sempatkan sampe k ujung timur (sumenep), banyak tmpat wisata budaya cz masih pnya keraton, ada jg pantai yg gak kalah keren dg d bali. he he, salam kenal mas
    Salam kenal juga! Wah...jadi pingin ke Madura lagi >.<
  • EVELINE
    avatar komentator ke-1
    EVELINE #Rabu, 16 Des 2009, 22:37 WIB
    thx ya coz udah mampir ke toko NUSA INDAH OLEH2 KHAS
    MADURA. mohon sarannya ya. lgsg di FB aja. FB : NUSA
    INDAH KHAS MADURA.
    MATOR SAKALANGKONG (Terima Kasih)
    Terima kasih juga udah mampir kemari :D
    Masih inget sama saya yang motret terasi itu kan? :)
  • YANG KEBAGIAN OLEH-OLEH NYASAR
    avatar komentator ke-2
    YANG KEBAGIAN OLEH-OLEH NYASAR #Rabu, 16 Des 2009, 10:10 WIB
    \"alun-alun yang ditengahnya diberi jalan aspal untuk kendaraan\" liat photone p
    ra tak foto, wong mencurigakan kok...
  • YANG GAK DIKASIH OLEH2..
    avatar komentator ke-3
    YANG GAK DIKASIH OLEH2.. #Selasa, 15 Des 2009, 14:30 WIB
    jahaaatnyaaa..
    aku sudah komen susah2 nih @blogmu, sekarang malah minta lewat status fb, lha wong ndak ditanggepin gituh kalau lewat status fb, peliiitnyaaa.. :p
    kemarin yg minta oleh2 tu mintanya lewat status FB, ndak komen di blog.
  • PEIN
    avatar komentator ke-4
    PEIN #Selasa, 15 Des 2009, 12:19 WIB
    Wah, asyik niy jalan2 mulu....

    Ditemukan pagar langkan candi baru [ udah baca atau belon ?]

    http://oase.kompas.com/read/xml/2009/12/15/01443296/temuan.susunan.batu.diduga.pagar.candi
    Sudah diinvestigasi :D
  • FAHMI!
    avatar komentator ke-5
    FAHMI! #Selasa, 15 Des 2009, 05:31 WIB
    eh kalo ke bangkalan lagi, bolehlah disempatkan jalan ke barat sedikit. nggak jauh, di pucuk pulau madura itu ada mercusuar sembilangan, yg oke banget buat foto2an. potensial jadi obyek wisata eksotis, cocok dinikmati sekitar senja. sayang, nggak banyak yg tau lokasi itu.

    btw, salam kenal :)
    Salam kenal juga mas Fahmi. Ya kapan-kapan kalau saya ke Madura lagi saya sempatkan kesana deh.
  • TUTI NONKA
    avatar komentator ke-6
    TUTI NONKA #Selasa, 15 Des 2009, 04:34 WIB
    Yeeeiy, udah duluan aku ke Suramadunya, ada di postingku ini http://tutinonka.wordpress.com/?sDariJembatanSuramadukeZangrandi

    Tapi di Madura aku cuma menginjak tanahnya aja, nggak sampai masuk ke kota, wong sudah maghrib. Eh, itu papan penunjuk jalan dalam bahasa Madura lucu ya ... :D

    Btw, aku copy alamat posting di komen tentang Trowulan, kok nggak bisa langsung diklik ya Na? Emang gitu setting di blogmu?
    Bunda form komentarnya ini sengaja saya \"perketat\" biar ndak mudah disusupi yang tidak berkepentingan :p
    Bahasa Madura itu Bunda, ndak mudeng saya kalau ndak lihat terjemahannya. Pas saya kesana juga hujan deras, ndak sempet muter-muter.
  • SUWUNG
    avatar komentator ke-7
    SUWUNG #Senin, 14 Des 2009, 17:15 WIB
    mosok harus sampai madura?
    Jalan-jalan mbah, mumpung di Surabaya dan pingin lihat Jembatan Tol Suramadu ya sekalian lah...
  • ADIPATI KADEMANGAN
    avatar komentator ke-8
    ADIPATI KADEMANGAN #Senin, 14 Des 2009, 13:44 WIB
    Terasinya buat aku sajaaa
    Saya ndak beli terasi mas Adipatiii~i
  • UDIENROY
    avatar komentator ke-9
    UDIENROY #Senin, 14 Des 2009, 13:43 WIB
    Waduh abis plesiran nih ceritanya tapi themanya kok trasi ya :D ya dah deh salam dìngìn2 hangat panas
    Lha, aneh aja nemu terasi banyak banget jenisnya di satu tempat :D
  • MINTA OLEH2NYA..
    avatar komentator ke-10
    MINTA OLEH2NYA.. #Senin, 14 Des 2009, 13:11 WIB
    kok aku gak dikasih oleh2 sih?
    yang dikasih oleh-oleh cuma yang minta lewat status fesbukku. :p