Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Selasa, 31 Agustus 2010, 19:52 WIB

Sejarah itu adalah masa lalu. Tahun demi tahun, hari demi hari, detik demi detik yang telah berlalu.

 

Sejarah apakah indah? Tak selalu. Sejarah apakah suram? Tak selamanya.

 

Sejarah ada tuk dikenang. Tuk diingat. Tuk dipelajari. Tuk dipahami dengan seksama. Bahwasanya, masa-masa itu pernah ada.

 

Saat kutapak bebatuan candi, sesaat kubayangkan masa-masa dimana mereka tengah berdiri kokoh. Begitupun saat kutelusuri sudut-sudut peninggalan Bumi Mataram lain. Kubayangkan geliat yang ada pada zaman tersebut.

 

Masa lalu selalu baru. Sesuai tajuk Festival Kesenian Yogyakarta tahun 2008 silam. Bahwasanya mengetahui masa lalu adalah suatu hal yang baru.

 

Mengapa mengorek sejarah? Apakah karena hasrat penasaran ingin terpuaskan? Apakah ada yang ingin diungkap?

 

Menarik. Perjalanan menelusuri sejarah, sama halnya dengan perjalanan melintas waktu. Kemana kita akan mblusuk? Di waktu mana kita kan tersasar?

 

Tidak.

 

Aku tidak berniat untuk mengulang sejarah itu di masa kini. Kini, mereka yang mengaku mencintai sejarah dan segala tetek-bengek peninggalannya itu terkesan ambigu buatku. Bagai meratapi sesuatu yang sudah lama sirna tersapu waktu.

 

Kalau begitu, apakah lantas sejarah dan peninggalannya itu patut dienyahkan? Tidak juga. Sebab mereka ada sebagai pengingat dan sebagai penanda suatu masa. Bagaikan tangan yang menahan bahu kita, mengingatkan agar tak lagi mengulang kesalahan yang sama.

 

Sejarah tak pernah etis dinilai dari sudut ekonomi. Museum yang sepi adalah cermin bagi kita untuk merenungi segala tindak-tanduk di masa lalu.

 

Satu sejarah pun berlalu ketika artikel ini selesai diketik dan dibaca.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • DANSAPAR
    avatar komentator ke-0
    DANSAPAR #Kamis, 16 Sep 2010, 08:21 WIB
    ada sesuatu ketika saya melihat bangunan2 tua, candi, situs, dll
    sebuah perasaan yg berkata bahwa hari ini tidak akan lepas dari kejadian2 hari sebelumnya.

    salam kenal
    perasaan yang mengingatkan akan kenangan masa lalu, hmmm...
  • WARM
    avatar komentator ke-1
    WARM #Kamis, 2 Sep 2010, 13:10 WIB
    sejarah akan terus tercipta
    dan tetap akan jadi sejarah
    tinggal buat siapa dan apa sejarah itu
    itu yg kadang seseorang tak pernah tau

    oh ya mas, saya kok serasa ngeliat sosok sampeyan di fahutan UGM hari ini, iya bukan ya ?
    sejarah ndak pernah berhenti...

    kehutanan? apa saya naik sepeda kuning? memang biasanya saya lewat sana sih.
  • BALI VILLAS
    avatar komentator ke-2
    BALI VILLAS #Rabu, 1 Sep 2010, 15:00 WIB
    Sejarah juga bisa menjadi pengalama agar yang buruk tidak bisa terulang kembali.
    semoga kita tidak mblusuk
    semoga ya Kang...
  • CLARA CROFT
    avatar komentator ke-3
    CLARA CROFT #Rabu, 1 Sep 2010, 10:03 WIB
    Dalam rapor saya, nilai pelajaran sejarah termasuk yang paling rendah..

    tapi dalam keseharian, saya sangat suka jika suatu tempat atau cerita memiliki urut2an sejarah yang menarik

    Sejarah itu sebagai bahan pelajaran dan panduan kita untuk berbuat lebih baik di depan aja, jadi jangan sampai dilupakan lah, dan jangan juga terpaku terus padanya trus ga maju-maju lagi.. sesuai porsi saja
    hahaha, bener mbak, nilai sejarah saya dulu juga jelek, walau hobinya baca buku-buku sejarah :D

    mari kalau gitu kita belajar sejarah :D