Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Jum'at, 16 Januari 2009, 22:32 WIB
Sebelum Membaca Lebih Jauh...

Kalau memperhatikan judul artikel ini, sepertinya bisa mengundang tanggapan negatif dari beberapa pihak. Namun memang itu yang terjadi di Himatika UGM akhir-akhir ini.

 

Ah ya, kenapa aku mengangkat artikel seputar Himatika UGM kembali? Walau aku sudah tidak lagi menjabat sebagai pengurus harian, akan tetapi aku masih sering mendengar kabar dari para pengurus dan mantan pengurus Himatika UGM lain seputar kondisi Himatika UGM yang katanya... makin mengenaskan.

 

Aku menulis artikel ini bukan untuk menjelek-jelekkan pihak-pihak tertentu. Sekiranya di artikel ini kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran yang berharga. Apabila ada salah atau kekurangan di artikel ini, harap kabarkan kepadaku. Artikel ini ditulis tanpa emosi.

 

Aku mengenang masa-masa beberapa waktu silam, saat aku hendak menghadiri Musyawarah Istimewa Himatika (Mustika) UGM, aku mendengar beberapa pengurus mencanangkan slogan,

 

“Bersihkan Himatika dari KMFM”

 

Agak terkejut memang mendengar slogan seperti itu. Pasalnya aku tidak tahu persis kondisi Himatika saat ini. Mendengar slogan seperti itu, lantas aku berpikir kalau Himatika UGM saat ini berada di bawah kendali KMFM (Keluarga Muslim Fakultas MIPA). Benarkah begitu?

 

Sepertinya ada beberapa pengurus baru dan mantan pengurus, yang tidak setuju dengan rancangan kepengurusan baru yang sepertinya memihak pada golongan tertentu. Mohon maaf kalau aku secara blak-blakan menyebut golongan tersebut sebagai KMFM dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FMIPA.

 

Ketidaksetujuan itu didasari oleh alasan yang jelas, karena mayoritas pengurus baru khususnya yang menempati jabatan sebagai Kepala Departemen berasal dari kedua golongan tersebut, KMFM dan BEM FMIPA. Mereka-mereka ini kurang aktif di kegiatan-kegiatan Himatika UGM pada kepengurusan sebelumnya. Alhasil, banyak yang meragukan kemampuan mereka untuk menjabat sebagai Kepala Departemen. Kok bisa mereka kurang aktif di kegiatan-kegiatan Himatika UGM, akan tetapi bisa terpilih jadi Kepala Departemen?

 

Kenapa mereka bisa terpilih, mungkin lebih disebabkan oleh “kedekatan” antara Ketua Terpilih dengan mereka. Itu karena mereka berada dalam satu lingkup organisasi yang sama.

 

Cukup logis sih. Kalau dipikir-pikir apakah kamu mau menyerahkan sebuah tanggung-jawab kepada orang yang kamu tidak kenal? Nggak kan?

 

Nah, permasalahannya muncul ketika kamu hanya mengenal orang-orang dari golongan tertentu saja. Jadi, seakan-akan kamu hanya mempercayai orang-orang dari golongan tertentu itu, tidak dengan orang-orang dari golongan lain.

 

Ada banyak kekhawatiran para pengurus dan mantan pengurus melihat situasi seperti ini, beberapa di antaranya adalah:

 

  1. Adanya ketimpangan prioritas organisasi. Banyak yang khawatir para pengurus yang berasal dari KMFM atau BEM FMIPA dan kurang aktif di Himatika UGM. Saat mereka menjabat sebagai Kepala Departemen akan lebih mementingkan kegiatan yang digagas oleh KMFM atau BEM FMIPA. Akibatnya departemen yang mereka bawahi akan terlantar.
  2. Kegiatan-kegiatan di Himatika UGM akan banyak dipengaruhi oleh KMFM dan BEM FMIPA, dalam sisi konsep dan pelaksanaan. Dalam kondisi yang terparah adalah Himatika menjadi sebuah organisasi yang “seakan” memiliki visi dan misi yang sama dengan KMFM dan BEM FMIPA.
  3. Ini poin yang paling aku khawatirkan, dan semoga tidak akan terjadi, bahwa pengurus Himatika UGM akan terpecah menjadi golongan-golongan tertentu. Golongan-golongan dengan pemikiran dan pandangan yang berbeda mengenai masa depan Himatika UGM.

 

Kalau menilik dari slogan yang ada di awal artikel ini, mengapa yang disebut hanya KMFM saja? Yah, mungkin karena “nuansa Islam” sudah mulai terasa mengental di Himatika UGM. Perkembangan yang baguskah? Ya, jika nuansa tersebut juga diiringi dengan sikap toleransi dengan penganut keyakinan lain. Bukannya malah membuat sekat dengan mereka, membatasi hak-hak mereka.

 

Buatku, Himatika UGM adalah sebuah ajang pembelajaran berorganisasi di lingkungan kampus. Tentu kalau mau mendalami lebih dalam, ada (sedikit) unsur politik yang bermain di sini. Bahwa tampuk kekuasaan hanya boleh dipegang oleh golongan tertentu saja.

 

Akan tetapi, walau alasannya sebagai ajang belajar, apa boleh terkesan sebagai main-main saja? Salah itu biasa. Sekiranya jika salah itu terjadi, sesama pengurus harus saling bantu-membantu, bukan malah menjatuhkan. Dan mantan pengurus yang sudah lebih berpengalaman mestinya juga turun tangan untuk memberikan saran dan bantuan.

 

Sepertinya memang masih banyak PR yang mesti dibenahi oleh Himatika UGM di awal kepengurusan tahun 2009 ini. Bagiku, aku juga masih punya tugas untuk membenahi sistem website Himatika UGM agar lebih user-friendly dengan pengurus yang baru.

 

Tentunya kita tidak boleh lupa bahwa kaderisasi, pewarisan tanggung-jawab kepada calon penerus pengurus lama, juga harus berjalan beriringan dengan semangat untuk berkarya lebih baik dari masa lalu. Karena itu, bagi pengurus Himatika UGM, mantan pengurus Himatika UGM, dan bahkan mahasiswa Matematika UGM aku meminta pendapat dan sarannya mengenai permasalahan ini.

 

Terima Kasih.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • SAMSUL ARIFIN
    avatar 151
    SAMSUL ARIFIN #Minggu, 18 Jan 2009, 12:32 WIB
    Kalau kamu bingung tentang website HIMATIKA, instalkan aja wordpress aja wis. Itu udah familiar banget soalnya.
    hmm...maunya sih buat sendiri yg sederhana aja. Tapi kamu nggak mengomentari masalah utama yang ada di artikel ini lho Pin...
  • ARSEN
    avatar 155
    ARSEN #Rabu, 21 Jan 2009, 07:58 WIB
    Yah..sejjurnya aku juga agak sedikit kecewa.. Tapi, mau gimana lagi, semua diatur ma yang diatas (baca : BPO). But, nang j, aku akan berusaha mengembalikan image himatika yang universal. hohoho...

    Ganbatte kudasai....
    hohohohoho...sebagai mantan pengurus saya senang dengan semangatmu itu...btw lupain aja utang yang 6.000 itu ya. hehehehe3
  • ARSEN
    avatar 156
    ARSEN #Kamis, 22 Jan 2009, 09:36 WIB
    Enak j minta dilupain..Bagi para penjual pulsa..uang seratus perak j brarti banget, hohohoho.. Mana pake ketipu lagi aku 150.000.. gila t orang..ru juga mule bisnis, uda ada yang nipu.. Sial..
    hohoho...bukannya bisnis pulsamu tu bisnis turun-temurun ya? tu di pager rumahmu di Bali juga ada tulisan jual pulsa kan hehehe? Gimana klo Himatika juga jualan pulsa, ntar keuntungannya bwt nambah kas? Hmm?
  • DAMAR YUSTIAN
    avatar 1877
    DAMAR YUSTIAN #Rabu, 9 Des 2009, 08:40 WIB
    aku masuk angkatan 2009. mohon bimbingan kepada kaka angkatan yang senior untuk membawa himatika lebih baik.

    masalah tetep masalah& emang selalu ada.
    tugas kita....
    PERBAIKI!
    Lanjutkan nak! :D
  • CAHYO
    avatar 5444
    CAHYO #Jum'at, 26 Jul 2013, 11:55 WIB
    Aiiisyh... lg asik brwsing ko ujngnya msk sinih? Hehe... jd inget pnglmn prbadi jmn kuliah
    dlu (back in 95) cman sdikit krg brntung cos kmi b2 vs se-unit wkwkwk...
    Yah... kmi 2 org "minority piple" milih utk tersenyum paham... kmi sadar n lbh meniru
    sifat air jernih... nice share thou. ... Pisss
    ho oh yo, kok bisa nyasar di artikel lawas yah? hahaha.
  • MUHAMAD MUSTAIN
    avatar 8239
    MUHAMAD MUSTAIN #Sabtu, 12 Sep 2015, 16:29 WIB
    Assalamualaykum.
    Waah, perkenalkan mas. Saya ketua umum Himatika 2015. Setelah baca ini, dan melihat kondisi sekarang, sepertinya saya harus banyak bersyukur.
    Alhamdulillah Himatika makin universal mas. Sekarang kami menaungi berbagai komunitas di bidang akademik, seni, olahraga, dan badan bimbel. Apalagi kami juga mengadakan acara Kajian Bersama Matematika yang meliputi kajian agama Islam, Kristen, dan Katolik.
    Mohon doanya mas, semoga Himatika UGM makin jaya dan universal. Aamiin
    Halooo, walaikumsalam! :D
    Bisa-bisanya dirimu nyasar ke artikelku yang lama buanget ini. Serasa mengenang masa muda pas baca-baca ini, hahaha.
    Saya doakan semoga Himatika UGM makin tambah baik dan sukses. Selamat bertugas ya wahai mas Ketua Umum. :D

    Salam dari pengurus Himatika UGM angkatan lawas, hehehe.
  • STAF BIASA
    avatar 11709
    STAF BIASA #Rabu, 13 Mar 2019, 22:16 WIB
    Sekarang syukurlah kepengurusan Himatika
    sudah semakin "diverse", terlebih saat
    kepengurusan Himatika 2018 dimana posisi
    kahim, sekjen, serta wakil internal dan eksternal
    diisi oleh 4 orang yang malah berbeda agama
    satu sama lainnya ^^