Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Selasa, 14 September 2010, 21:55 WIB

Terminal Giwangan, Jogja, hari Senin sore (13/9/2010). Dengan setengah berlari, aku berjalan ke halte TransJogja. Yang aku inginkan hanya pulang ke rumah. Titik.

 

Tapi sesampainya di shelter. O mi got...alamakjan...penuh sesak! Duh!

 

Rupanya penderitaanku di hari Senin ini masih jauh dari kata usai. Setelah 5 jam berdesak-desakan di bus ekonomi dari Gombong ke Jogja dengan kondisi perut yang mual, aku masih harus mengantri bus TransJogja.

 

Untuk sekadar menghilangkan kebosanan, aku keluarkan DSLR ku dan mencoba memotret. >.<

 

pengalaman pribadi transjogja giwangan bus halte terminal

 

Obyek pertamaku adalah si mbak petugas yang menjaga gerbang putar. Sayang, aku lupa kenalan sama si mbak. Yang jelas si mbak ini sabar banget menghadapi calon penumpang. Dari mulai menjelaskan rute bus (mesti naik apa dan pindah halte di mana), sampai melayani pembelian tiket.

 

Kebanyakan calon penumpang ingin turun di Malioboro. Duh, pantas saja Malioboro padet-det-det. Dari aksennya pula, beberapa calon penumpang seperti berasal dari luar Jogja. Yah, di musim mudik seperti ini sepertinya warga Jogja (baca: aku!) juga harus ekstra sabar menghadapi perilaku turis lokal yang baru pertama kali datang ke Jogja.

 

Sabar nggak hanya di bulan Puasa saja.

 

pengalaman pribadi transjogja giwangan bus halte terminal

 

Setelah dua kali melewatkan bus TransJogja yang semestinya aku naiki, akhirnya aku bisa masuk ke halte yang kini lumayan lenggang. Di dalam, ada seorang cewek bule yang lagi ngobrol sama calon penumpang. Mulanya aku nggak tertarik nimbrung. Tapi kemudian cewek bule itu nanya ke aku perihal arah ke Taman Budaya. Oalah...

 

Terus kenalan deh. Namanya Jeane dari Italia. Dia pernah tinggal di Surabaya jadi lumayan fasih bahasa Indonesia. Dia bilang seneng jalan-jalan di Jogja. Dia jalan-jalan seorang diri dan selama ini belum pernah ada yang ngusilin dia. Dia ke Taman Budaya rencananya mau nonton sandiwara Putri Cina.

 

Harus lebih pe-de lagi ngobrol sama bule, biar mereka tahu obyek menarik di Jogja.

 

pengalaman pribadi transjogja giwangan bus halte terminal

 

Aku pisah dengan Jeane, soalnya dia naik bus jalur 3A sementara aku 3B. Perjalanan bus berlangsung lancar. Namun, selepas halte Museum Perjuangan, bus mendadak berhenti. Pak supir serta-merta keluar dari bus dan berjalan terburu-buru. Ada apa gerangan?

 

Aku tanya ke mbak petugas, dan dijawab kalau pak supir hendak menunaikan salat Magrib? Hah? Emang ada mbak peraturan pak sopir boleh kayak gitu? Boleh mas, selama waktunya masih memungkinkan. Hooo...

 

Kalau dipikir-pikir, gimana ya cara supir bus meluangkan waktu untuk salat? Toh, nggak bisa dijamak. Hitungannya kan nggak sedang berpergian jauh. Dengan masih terheran-heran, aku dikagetkan oleh naiknya seorang simbah dari pintu di samping kiri supir. Kok boleh? Padahal bus sedang tidak berhenti di halte? Wedalah...

 

Sepertinya hukum di Indonesia masih "fleksibel", yaitu bisa "dilanggar" tergantung situasi-kondisi...hmm...

 

 

Di H+3 lebaran aku mengalami beberapa peristiwa unik. Yah, setidaknya tak diperumit dengan susahnya mencari makan seperti tahun lalu.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • ANNOSMILE
    avatar 3271
    ANNOSMILE #Rabu, 15 Sep 2010, 08:06 WIB
    wah...lebaran ini belum naik bustrans..haha
    maaf lahir batih mas broo
    hahaha, podo-podo maaf lahir batin yo dab
  • JOO
    avatar 3277
    JOO #Jum'at, 17 Sep 2010, 11:06 WIB
    hohoho pengalaman seru...
    aku dah dari dulu pengen ngerasain naek trans Jogaj eh lum kesampean juga ampe sekarang..
    Peraturan yang gag fleksibel itu namanya bukan peraturan tapi "hukuman" xixix
    salam kenal ya seneng baca artikelmu...
    hukuman yang fleksibel, wekekekeke...
  • RASARAB
    avatar 3283
    RASARAB #Sabtu, 18 Sep 2010, 09:43 WIB
    ane malah warga Jogja belum pernak numpak transjogja (T_T)
    Tenane????
  • UHA
    avatar 3289
    UHA #Minggu, 19 Sep 2010, 14:06 WIB
    Hehehe,,, gara2 naik motor mlulu jadi lom pernah naek trans Jogja.. :D
    weks!
  • YACOB-IVAN
    avatar 3305
    YACOB-IVAN #Rabu, 22 Sep 2010, 18:29 WIB
    Wah, asyik, lebaran di Jogja...
    hanya saja cari makan yang ramah kantong agak susah...
    mesti masak sendiri, terpaksa menjajah pasar >.<
  • T
    avatar 4962
    T #Senin, 31 Des 2012, 06:09 WIB
    Supirnya keren, mati itu pasti, salat itu wajib.
    dimaklumi