Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Sabtu, 17 September 2016, 07:28 WIB

YEEEY! MOJOKERTO! #histeris

 

Setelah 7 tahun berlalu, akhirnya aku kembali menjejakkan kaki di Kota Mojokerto, Jawa Timur! #senang #gembira

 

Pemandangan jalan raya di Kota Mojokerto di seberang dekat rumah makan terkenal Depot Anda, Jawa Timur pada September 2016
Ke Kota Mojokerto lagi!

 

 

Eh, kok senang gembira sih?

 

Soalnya, Kota Mojokerto adalah saksi bisu petualanganku bersama Andreas, saat kami backpacking-an dari Jogja ke Trowulan untuk mengunjungi candi-candi peninggalan Majapahit. Kejadiannya di tahun 2009 silam. Pas aku masih lebih doyan blusukan ke candi daripada ke air terjun.

 

Di tahun 2016 ini, aku benar-benar nggak nyangka bisa kembali singgah di Kota Mojokerto lagi. Suasana Kota Mojokerto pun nggak berubah banyak. Sebagai contoh, kedai es oyen kaki lima yang dulu jadi pit stop kami masih bertempat di lokasi yang sama.

 

Kapan lagi coba, rela berjalan kaki sejauh 2 km-an dari Stasiun Mojokerto ke Terminal Bus Kertajaya kalau nggak di masa muda? Wekekekeke.

 

 

Pembaca boleh lho baca-baca artikel masa muda di bawah ini, semisal penasaran dengan petualangan backpacking-an ke Trowulan.

 

 

Mampir Depot Anda Buat Sarapan

Oke! Balik lagi kita ke tahun 2016 ya!

 

Jadi ceritanya, pada Selasa siang (6/9/2016) itu aku bersama Bapak dan Ibu singgah di Kota Mojokerto dan memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.

 

Berdasarkan hasil riset googling-nya Bapak, katanya di Mojokerto ada rumah makan yang populer. Namanya Depot Anda, bukan Depot Kamu, Depot Aku, apalagi Depot Kita. #apa.sih

 

Alamat Rumah Makan Depot Anda di Jl. Bhayangkara no. 26, Kota Mojokerto. Nomor teleponnya (0321) 323890. Lumayan dekat kalau dari Stasiun Mojokerto.

 

tampak luar fasad bangunan rumah makan terkenal Depot Anda, Mojokerto, Jawa Timur pada September 2016
Oh iya, lokasi rumah makan Depot Anda ini persis di dekat perempatan lampu lalu lintas.

 

Kesan pertama saat memasuki rumah makan Depot Anda adalah...

 

WEH! KOK BAU HIO!?

 

 

Pembaca tahu hio toh? Itu lho, dupa yang biasa dibakar dalam kegiatan ritual keagamaannya warga Tionghoa.

 

Aku sih sudah menduga kalau Depot Anda ini dikelola oleh warga Tionghoa. Tapi ya, baru sekali ini aku masuk ke rumah makan dan langsung disambut bau hio yang nyegrak (bahasa Jawa: menusuk hidung).

 

Jadi bingung, ini aku sedang ada di rumah makan atau di klenteng ya? Wekekeke.

 

suasana di dalam rumah makan Depot Anda, Mojokerto, Jawa Timur yang penuh dengan aroma dupa hio yang dibakar pada upacara tionghoa pada September 2016
Buat menampung puluhan tamu ya bisa. Padahal area parkirnya sempit.

 

Tapi buatku, bau hio ini nggak begitu mengganggu kok. Nggak masalah buatku makan ditemani aroma dhemit hio. Hanya agak kaget saja dengan sambutan di awal-awal.

 

Buatku, masih lebih menganggu makan ditemani aroma salonpas, minyak tawon, minyak kayu putih, atau remason.

 

Eh, kalau Pembaca ya nggak bisa makan kalau ada bau-bau tertentu gitu nggak?

 

Daftar Menu Depot Anda yang ...

Usai memantapkan meja tempat bersantap, mbak pelayan pun menyodorkan daftar menu yang terbilang minimalis.

 

Yoi! Daftar menunya minimalis karena hanya terdiri dari 3 kertas terlaminating yang dibendel. Dua sisi halaman berisi foto menu-menu pilihan. Dua sisi halaman lain berisi nama-nama masakan dan minuman... TANPA KETERANGAN HARGA!

 

Kalau daftar menunya begini kondisinya, Pembaca sudah paham apa artinya toh?

 

Daftar nama menu makanan dan minuman tanpa keterangan harga di rumah makan terkenal Depot Anda, Mojokerto, Jawa Timur pada September 2016
Coba kalau nggak dikasih keterangan harga itu artinya gratis. #eh

 

Ini mumpung lagi di Jawa Timur, aku pesan menu nasi rawon. Nasi rawon yang biasa tanpa ada embel-embel apa-apa lho! Soalnya kalau nasi rawon buntut atau nasi rawon iga, sepertinya bakal membuat isi dompet lenyap berjamaah, gyahahaha.

 

Sedangkan untuk minumnya aku pesan es cokelat. Sebenarnya aku penasaran sama menu es salju. Tapi ya es cokelat sajalah yang menurutku wujudnya paling aman.

 

panci-panci besar berisi kuah rawon yang dipajang di rumah makan Depot Anda, Mojokerto, Jawa Timur pada September 2016
Wow, kuah rawonnya banyak! Semisal kurang boleh nambah sendiri? Gratis?

 

Sambil menanti pesanan terhidang, aku jalan-jalan sebentar melihat-lihat suasana rumah makan Depot Anda. Hooo, rupanya di sini menjual juga berbagai macam cemilan pengganjal perut. Aku nyomot satu pisang goreng kepok yang ukurannya cukup jumbo. Batinku, mesti harganya juga “jumbo” ini.

 

Yang menarik perhatianku boleh jadi adalah panci-panci berisikan kuah rawon. Perlu diingat, panci-panci kuah rawon ini diletakkan di dekat area meja-meja makan. Bukan di dapur! Jadinya bebas dilihat oleh pelanggan.

 

Eh, mungkin tujuan memajang panci-panci kuah rawon yang besar dan banyak ini agar aroma kuah rawon menyerbak ke seantero penjuru area meja-meja makan. Tapi sayang, buatku aroma sedap kuah rawon dari panci-panci ini masih kalah dengan... AROMA HIO!

 

Duh...

 

Membedah Nasi Rawon Depot Anda

Akhirnya, pesanan yang ditunggu-tunggu hadir juga. Inilah nasi rawon sajian Depot Anda Mojokerto!

 

ulasan review rasa nasi rawon khas rumah makan Depot Anda, Mojokerto, Jawa Timur pada September 2016
Di Jawa Timur makannya kalau nggak nasi rawon ya nasi pecel.

 

Sebelum membedah komponen-komponen nasi rawon ini, aku mau bilang kalau aku suka dengan penyajian piring kuning transparan ini. Kesannya vintage gitu, tempoe doeloe. Jadi terkenang suasana bersantap zaman dahulu kala di Jogja pas aku masih bocah.

 

 

Oke, kembali lagi kita ke sepiring nasi rawon!

 

Buat Pembaca yang belum tahu, nasi rawon itu adalah makanan khas dari Jawa Timur yang sebetulnya sih hanya variasi lain dari nasi sop daging. Yang membedakan nasi rawon dengan nasi sop biasa adalah kuah rawon berwarna cokelat kehitaman karena memakai biji keluwak (Pangium edule). Biji kluwak ini kaya kandungan vitamin C dan zat besi lho!

 

Daging yang dipakai di nasi rawon khas Depot Anda ini ada dua. Pertama, daging tetelan yang gurih dan berlemak (jelas full kolesterol ). Kedua adalah daging empal berbentuk persegi yang agak asin tapi empuk.

 

Sayurnya sendiri terbilang minim. Yang jelas tampak terlihat mata hanya sejumput kecambah (tauge) setengah matang. Sedangkan yang tersamarkan adalah potongan daun bawang dan kucai.

 

Sebagai pelengkap dalam bersantap, ditambahkan pula sambal terasi mentah. Tapi, di lidahku rasa sambal terasi mentahnya kurang cocok. Mungkin karena selama ini lidahku lebih cocok dengan sambal terasi matang.

 

resep rahasia nasi rawon khas rumah makan Depot Anda, Mojokerto, Jawa Timur pada September 2016
Secara umum adalah nasi sop daging sapi dengan kuah cokelat kehitaman. Dapat skor berapa ya?

 

Soal rasa, aku memberikan skor 7 dari 10. Menurutku, rasa nasi rawon dari Depot Anda ini sudah memenuhi harapan. Hanya saja, kurang ada faktor X #halah yang membuat nasi rawon ini terkesan WOW.

 

Sebetulnya aku nggak terlalu terkesan dengan dua jenis daging yang disajikan. Buatku, daging tetelan saja sebetulnya sudah cukup. Aku juga merasa kalau rasa kuah rawonnya itu kurang menyatu dengan rasa dagingnya.

 

Kuahnya sendiri sih terasa segar ya. Nggak terlampau gurih dan juga nggak terasa asin. Nggak terlalu berminyak juga. Tapi, rasa lemaknya cenderung kuat. Jadi, kalau ditawari menambah porsi, aku agak ragu karena terlalu banyak mengecap kuah lama-lama terasa eneg.

 

Perkara sayurnya... entah kenapa aku merindukan pelengkap timun mentah, hahaha.   

 

 

Terakhir, semisal Pembaca penasaran dengan harga santapan di Depot Anda, hehehe, ini rinciannya.

 

Nasi Rawon Rp35.000
Nasi Lele Penyet Rp31.000
Nasi Empal Penyet Rp30.500
Es Cokelat Rp17.500
Teh Tawar Rp5.000
Es Cincau Rp17.500
Es Jeruk Rp22.500
Pisang Goreng Rp6.000

 

 

Semisal Pembaca tahu warung nasi rawon lain yang direkomendasikan di Mojokerto, boleh lho nimbrung di kotak komentar. Siapa tahu dalam waktu dekat aku mampir Mojokerto lagi, hehehe.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • YOGY
    avatar komentator ke-0
    YOGY #Rabu, 18 Nov 2020, 08:53 WIB
    Untuk makan rawon yang asli di jawa timur
    gudangnya. Jangan makan di warung tegal,
    saya komplain habis2an di warung tegal.
    Masa masakan rawon itu di budaya mereka
    hanya gajih yg dimasak pakai santan.
    Rasanya juga enek aja gk ada enak2nya.
    Saya sampai komplain itu rawon palsu,
    mereka membantah karena di tegal rawon
    ya hanya gajih dimasak santan. Tetap saya
    bantah saja, kalo memang orang tegal
    menyebut masakan rawon dengan kata yang
    berbeda gk masalah, tapi kalo mengganti
    arti kata rawon dengan masakan yag
    berbeda jauh, itu aneh namanya. Hidup
    rawon asli, no way rawon palsu 😁
  • ANONIM
    avatar komentator ke-1
    ANONIM #Rabu, 6 Jun 2018, 11:52 WIB
    Nasi Pecel dan Rawon Bu Sarkiyah. Lokasinya dari Depot Anda ke timur kira-kira 200 meter sebelah timur pom bensin. depotnya menghadap ke barat. Rasa mantap harga tetap terkendali.
    Wekekeke, menarik ini! Segera menginvestigasi! :D
  • SUWADJI
    avatar komentator ke-2
    SUWADJI #Minggu, 19 Feb 2017, 07:52 WIB
    Kalau rawon Depot Anda Mojokerto, aku lebih suka yang di Jalan Bypass Mojokerto. Mantap apalagi kalau masih panas.
    Iya, ada cabangnya juga di situ. Pas waktu itu sempat bingung karena Depot Anda ternyata ada dua tempat. :D
  • BCC
    avatar komentator ke-3
    BCC #Kamis, 24 Nov 2016, 20:50 WIB
    Emang deh kulineran di pelosok-pelosok Indonesia gak ada yang bisa ngalahin. Restoran-restoran gede aja masih kalah rasa nya. Hehehe.
    Hihihi, yang enak justru bukan di rumah makan besar ya? :D
  • BAHAYA FATIMAH
    avatar komentator ke-4
    BAHAYA FATIMAH #Senin, 14 Nov 2016, 07:50 WIB
    Nasi rawonnya bikin ngiler euy.
    Ayo makan rawon. :D
  • OBSERVASI
    avatar komentator ke-5
    OBSERVASI #Kamis, 10 Nov 2016, 12:37 WIB
    Rawooon :(
    Ayo makan. :D
  • MASBIDIN
    avatar komentator ke-6
    MASBIDIN #Minggu, 6 Nov 2016, 14:14 WIB
    Wah manatep banget makan sama rawon, udah lama ngga makan rawon, hehehe.
    Hihihi, semoga kesampaian makan rawon lagi. :D
  • TEKONEKO
    avatar komentator ke-7
    TEKONEKO #Sabtu, 5 Nov 2016, 17:14 WIB
    Rawon? Astaga, jadi pengen makan rawon lagi... :D
    Hihihi, semoga bisa segera menyantap rawon yaaa. :D
  • ADIPURA
    avatar komentator ke-8
    ADIPURA #Sabtu, 5 Nov 2016, 15:44 WIB
    Ngiler sih, cuman buat mahasiswa yang tanggal tua mikir 10x tuh.. hehehe
    Hahaha, iya, seandainya aku mahasiswa yang hidup pas tanggal tua sih makan rawon kuahnya thok, nggak pakai daging dan pelengkapnya. :D
  • NANANGRI
    avatar komentator ke-9
    NANANGRI #Sabtu, 5 Nov 2016, 13:49 WIB
    Mantaapp kelihatan enak enak banget.. tapi kok harganya ngeri-ngeri sedap gituuu..
    Hahaha iya, harga rawonnya mahal karena rumah makannya sudah terkenal. :D
  • AFIKRUBIK
    avatar komentator ke-10
    AFIKRUBIK #Sabtu, 5 Nov 2016, 12:53 WIB
    Kalo di Magetan ada rumah makan yang 5.000 udah dapet rawon.
    Weh? Tenane? Harga rawon Magetan memang mantap! :D

    Semoga bisa mengicip rawon di sana suatu saat nanti. :)
  • FAIZ MUHAMMAD
    avatar komentator ke-11
    FAIZ MUHAMMAD #Sabtu, 5 Nov 2016, 10:35 WIB
    Keliatannya enak tapi harganya mahal juga. :D
    Iya mahal karena rumah makannya sudah punya nama. :D
  • KELAMBIT
    avatar komentator ke-12
    KELAMBIT #Sabtu, 5 Nov 2016, 09:33 WIB
    Saya aslinya dari Sumatera, dan gak pernah makan rawon sebelumnya. Saya baru beberapa bulan di Jawa Timur, tepatnya di Magetan. Baru di sini nyobain rawon...

    Ternyata enak juga. Walaupun sama kaya itu, kalo kebanyakan ngirup kuah lama-lama eneg juga. Kalau di sini harganya jauh lebih murah gan. Gak nyangka aja bisa semahal itu satu porsinya...
    Wah, aku malah belum pernah nyobain rawon Magetan. Di Magetan paling makannya pecel dan memang di sana makanan murah-murah. :D

    Ini rawon harganya mahal karena tempat makannya sudah punya nama. :D
  • BUKAN TEMAN AHOK
    avatar komentator ke-13
    BUKAN TEMAN AHOK #Sabtu, 5 Nov 2016, 07:03 WIB
    Aku belum pernah nyobain rawon eung. Di Sunda gak ada makanan kayak gitu. Tapi keliatanya itu sangat menggiurkan sekali yah? Jadi laper.
    Memang menggiurkan Kang. :D

    Coba kalau pas main di Kota Bandung, nyari rumah makan Surabaya. Biasanya di sana jual rawon.
  • JAPANESIAN
    avatar komentator ke-14
    JAPANESIAN #Jumat, 4 Nov 2016, 20:23 WIB
    Kangen masakan rawon. Di sini gak ada yang jual bumbu-bumbu kayak gitu, huhuhu.
    Wah, kalau nanti pas pulang ke Indonesia dipuas-puaskan ya makan rawonnya. :)
  • EMITIA HM
    avatar komentator ke-15
    EMITIA HM #Kamis, 3 Nov 2016, 21:14 WIB
    Jadi kangen rawon dah,

    Di tempat perantauanku sekarang jarang yang jual rawon... hiks...
    Sabar ya... besok kalau pulang kampung makan rawon sepuasnya yaa... :)
  • JOURNEYSN
    avatar komentator ke-16
    JOURNEYSN #Kamis, 29 Sep 2016, 17:57 WIB
    Saya belum pernah cobain rawon. Ternyata mahal juga ya seporsi rawon itu?
    Ini karena rawon di rumah makan terkenal jadinya harganya mahal. :D
  • YUDY ANANDA
    avatar komentator ke-17
    YUDY ANANDA #Minggu, 25 Sep 2016, 10:05 WIB
    hmm rawonnya keliatan sexy, tapi gimana rasanya ya aroma makanan campur hioh :D
    Makannya sambil tutup hidung, hahaha. :D
  • HIDROPONIKU
    avatar komentator ke-18
    HIDROPONIKU #Kamis, 22 Sep 2016, 07:47 WIB
    Udah pernah nyoba makan rawon di daerah Malang mas? Recommended bangeeet. :D
    belum, daerah apa e di Malangnya?
  • BERBAGIFUN
    avatar komentator ke-19
    BERBAGIFUN #Minggu, 18 Sep 2016, 16:02 WIB
    nasi rawon, makanan kesukaan istri. Tapi aku enggak... heuheuheu
    di Lombok ada juga nasi reraon, wujudnya sama....
    Ho oh Bro, nggak semua orang suka keluwak :D
  • EM
    avatar komentator ke-20
    EM #Sabtu, 17 Sep 2016, 17:06 WIB
    Ituh paragraf terakhir maksudnya minta rekomendasi rawon enak yang tetep nyaman di kantong ya wij :p
    Mahal nggak apa-apa yang penting rasanya bisa dipertanggung-jawabkan :D