Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Senin, 4 Mei 2015, 08:00 WIB

Etika Berwisata Alam

  1. Jangan buang sampah sembarangan!
  2. Jangan merusak alam!
  3. Patuhi peraturan dan tata krama yang berlaku!
  4. Jaga sikap dan sopan-santun!
  5. Jangan hanya foto-foto selfie thok!
  6. Kalau tempat wisatanya sudah ramai, jangan ke sana!

Lebih lanjut, silakan simak artikel ini.

Dari namanya saja Dusun Kedungrante sudah menarik. Asalnya dari kata kedung dan rante. Kedung artinya cekungan/kubangan di sungai. Sedangkan rante ya artinya rantai. Nah, bisa dibayangkan kan, kira-kira apa yang menarik dari Dusun Kedungrante ini?

 

Secara administratif, Dusun Kedungrante masuk wilayah Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kalau secara geografis, dusun ini ada di lereng Perbukitan Menoreh. Perbukitan yang membentang dari Jogja, Purworejo, hingga Magelang ini sepertinya selalu menyimpan “harta karun” yang menarik untuk dijelajahi. Termasuk di antaranya yang ada di Dusun Kedungrante ini.

 

Eksotisme Sungai di Kedungrante, Kaligono, Purworejo. Ada kedung dan air terjun di satu lokasi.
Sungainya sih kelihatannya biasa. Tapi jangan salah! Ternyata ada yang luar biasa di sini.

 

Rame-Rame ke Pelosok Purworejo

Untuk yang kesekian kalinya, aku dan Pakdhe Timin balik lagi ke pelosok Purworejo. Berhubung hari Kamis (19/2/2015) itu bertepatan sama libur Imlek, Pakdhe Timin ngajak rombongan kawan-kawan dari GKJ Papringan. Ada Firman, Tian, Simon, dan Puput.

 

Pemuda-pemudi Gereja Kristen Jawa Papringan, Yogyakarta berwisata ke Taman Wisata Kedung Sidandang yang ada di Dusun Kedungrate, Purworejo
Muda-mudi GKJ Papringan, Yogyakarta.
Dari kiri ke kanan: Firman, Puput, Tian, dan Simon.

 

Rute dari Kota Jogja menuju Dusun Kedungrante mudah diingat tapi lumayan menyiksa mesin kendaraan, hahaha .

 

Dari Kota Jogja, ikuti saja Jl. Godean sampai tembus ke Nanggulan, Kulon Progo. Setelahnya, masih lurus terus menanjak Perbukitan Menoreh sampai tiba di Goa Kiskendo. Dari sini, ambil cabang jalan menuju Kaligesing, Purworejo.

 

Asal tahu saja, ruas jalan dari Nanggulan sampai Goa Kiskendo itu didominasi tanjakan jahanam. Ada ruas “tanjakan beringin” yang rawan makan korban mesin. Penumpang yang membonceng sepeda motor (seperti aku ) harus siap-siap jalan kaki sepanjang tanjakan ini. Sebabnya, sepeda motor sering nggak kuat nanjak. Nah, kalau sepeda?

 

Rute bus wisata menuju Taman Wisata Kedung Sidandang dari Kota Yogyakarta dan Kota Solo
Pemandangan yang lumrah dijumpai di tanjakan beringin.

 

Apabila dihitung-hitung, jarak dari Kota Jogja sampai ke Dusun Kedungrante ada lah sekitar 50-an kilometer. Ya, kira-kira sekitar 1,5 jam perjalanan deh. Yang bikin lama itu ya pas di tanjakannya itu.

 

Kalau mau ke sini naik angkutan umum agak repot karena dari Kota Jogja mesti ke Kota Purworejo dulu. Dari Pasar Baledono, Purworejo naik angkot jurusan Purworejo – Kaligesing. Habis itu dilanjut naik ojek ke Dusun Kedungrante.

 

Pas masuk wilayah Dusun Kedungrante, tujuan selanjutnya adalah mencari jembatan. Nggak susah kok menemukannya, sebab jembatannya itu kelihatan dari pinggir jalan raya Kaligesing – Purworejo. Kalau dari arah Yogyakarta, posisinya sebelum Masjid Nurulyaqin (yang juga ada di pinggir jalan raya). Kalau bingung tanya warga sekitar saja.

 

Masjid Nurulyaqin di Kaligesing, Purworejo yang menjadi patokan arah ke Taman Wisata Kedung Sidandang
Masjid Nurulyaqin yang jadi patokan.

 

Jembatan Dusun Kedungrante yang merupakan lokasi sungai eksotis yang dikelola menjadi objek wisata Taman Wisata Kedung Sidandang
Jembatan yang menjadi titik mulai eksplorasi sungai di Kedungrante.

 

Tarif retribusi kendaraan pengunjung di Taman Wisata Kedung Sidandang, Kaligesing, Purworejo
Retribusi untuk jenis kendaraan yang melewati jembatan.

 

Keindahan yang Tersembunyi Sepanjang Sungai Kedungrante

Sepeda motor diparkir saja di area sekitar jembatan. Sayang, area parkirnya nggak terlalu luas. Kalau bawa kendaraan roda empat ya agak susah nyari tempat parkirnya.

 

Dari jembatan itu kami turun ke bawah menuju sungai. Lewatnya jalan setapak yang sudah dirapikan oleh warga. Di sepanjang jalan setapak itu banyak bangku-bangku untuk istirahat. Kayaknya enak duduk-duduk sambil menikmati pemandangan sungai, hehehe.

 

Medan jalan setapak dan petualangan membelah hutan Menoreh di kawasan Taman Wisata Kedung Sidandang, Kaligesing, Purworejo
Jalan setapak menyusuri sungai Kedungrante.

 

Hiburan bagi warga di pelosok desa di Purworejo, Jawa Tengah adalah mengunjungi objek wisata lokal seperti Taman Wisata Kedung Sidandang di Kaligesing
Boleh juga ndulang anak di sini.

 

Nah, sungai inilah yang dihuni oleh kedung-kedung yang menjadi asal-usul nama dusun Kedungrante. Rajin-rajin saja menyusuri sungai buat menemukannya. Kedung-kedungnya itu ya seperti foto-foto di bawah ini.

 

Jangan pada kaget ya melihat penampakannya, hehehe.

 

Foto gambar indah dari Air Terjun Kedung Sidandang yang menjadi Primadona Taman Wisata Kedung Sidandang di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah

Rute ke Air Terjun (curug) Kedung Kuali di Dusun Kedungrante Purworejo

Foto gambar indah sungai alami yang membentang di Taman Wisata Kedung Sidandang di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah

 

Kedung yang menjadi andalan bernama Kedung Sidandang (ada yang menyebut Kedung Sidhandhang atau malah Kedung Sedandang) karena wujudnya yang mirip dandang nasi. Kedalamannya cukup dalam sekitar 7 meter.

 

Selain Kedung Sidandang, ada pula Kedung Kuali, Kedung Tempuran, Kedung Dowo, Kedung Pandan, Kedung Gubah, dll. Untuk lebih jelasnya silakan berakrab ria dengan akun Wisata Alam Taman Sedandang.

 

Selain kedung-kedung yang eksotis, sepanjang sungai ini juga ada air terjun yang bernama Curug Walangan. Bentuknya sih menarik seperti tangga gitu. Tapi kurang cakep saja buat objek foto slow-speed.

 

Foto gambar indah Air Terjun Unik bernama Curug Walangan yang menjadi Primadona Taman Wisata Kedung Sidandang di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah
Bisa lho main air di sana. Tapi manjat ke sananya yang agak repot.

 

Nggak hanya ada kedung dan curug. Ternyata di sini juga ada gua kecil. Lokasinya cukup jauh dari kedung-kedung utama dan perlu usaha ekstra menuruni tebing untuk mencapainya. Kalau mau semadi di sini kayaknya asyik, hehehe .

 

Gua mistis dan keramat tempat untuk bersemadi yang dihuni makhluk halus berada di Taman Wisata Kedung Sidandang di Kaligono, Purworejo, Jawa Tengah
Buat yang doyan semadi, di sini juga ada lokasi kondusip untuk nyari wangsit.

 

Oh iya! Jangan sekalipun lengah saat beraksi menyebrang sungai! Apalagi pas memijak dasar sungai. Beberapa tempat kedalamannya cukup dalam. Pas musim hujan, jelas batu-batunya jadi licin dan arus sungainya jadi lebih deras. Sekali lagi, hati-hati!

 

Petualangan seru trekking menyusuri sungai indah, cantik, dan bersih yang ada di Taman Wisata Kedung Sidandang di Kaligono, Purworejo, Jawa Tengah
Selalu hati-hati ketika nyebrang sungai ya!

 

Lokasi Penerjunan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata

Di lokasi aku sempat ngobrol sama warga setempat, Pak Wanto dan Pak Sarwoko. Kata beliau-beliau ini, rencana mengelola kedung-kedung yang ada di Dusun Kedungrante baru dimulai Januari 2015. Mereka tertarik dengan kesuksesan Dusun Jekerto dalam mengelola Curug Siklothok dan Curug Silangit.

 

Pengelola Taman Wisata Kedung Sidandang bernama Wanto dan Sarwoko berdialog bersama mahasiswa KKN terkait penanganan objek wisata Kedung Sidandang
Pak Wanto (kiri) dan Pak Sarwoko (kanan) yang sedang bertugas di hari itu.

 

Pihak dusun juga bekerja sama dengan program KKN UGM. Rencananya, di tahun 2015 ini mereka bakal meminta tiga kelompok KKN untuk diterjunkan di Dusun Kedungrante. Tiga kelompok KKN tersebut akan menangani pengelolaan wisata sungai, agrowisata, serta penyaluran air sungai ke rumah warga.

 

Eh, Pembaca yang mahasiswa UGM dan belum KKN tertarik nggak lho diterjunkan di sini?

 

Oh iya, Pak Sarwoko nitip pesan supaya mengabarkan potensi Desa Kedungrante ini lewat media sosial. Semoga setelah diliput di blog Maw Mblusuk? pengunjungnya makin bertambah ya Pak, hehehe.

 

Wisatawan lokal dan mancanegara asyik bermain air di sungai yang ada di Taman Wisata Kedung Sidandang yang ada di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah
Foto bareng-bareng dulu sebelum meninggalkan lokasi. Pas banget sebelum hujan!

 

Mampir Kaligesing, Jangan Lupa Berburu Durian

Sebelum meninggalkan wilayah Purworejo, kami sempat berburu buah-buahan khas Kaligesing. Apalagi kalau bukan durian dan manggis! Hohoho.

 

Duriannya cenderung agak mahal walau nggak semahal yang dijual di Kota Jogja. Masih bisa lah dapet Rp10.000 untuk durian mungil. Sementara itu, satu kilogram buah manggis dihargai Rp8.000. Kalau di Jogja satu kilogramnya Rp10.000.

 

Tergolong murah nggak sih? Cowok kan nggak bisa nawar. Hahaha.

 

Tempat jual durian dan manggis dari Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah dengan harga murah
Kalau beli dari pengepul semacam ini harganya lebih mahal dari penjual di pinggir jalan raya.

 

Nah tunggu apa lagi? Kalau mencari lokasi pemotretan eksotis dengan latar sungai, jelas dusun Kedungrante tempatnya. Mumpung masih sepi nih, segera saja susun rencana singgah kemari. Okey? Nuwun.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • AZHALEEA
    avatar komentator ke-0
    AZHALEEA #Minggu, 21 Feb 2016, 19:03 WIB
    Pengen ke sana belum bisa...
    Padahal orang Purworejo asliiii.....

    Kapan bisa ngetrip kesana???
    Ada yg mau jadi pemandunya???
    Hahaha, ada yang berminat jadi pemandunya Mbak Azhaleea.
  • YASIR YAFIAT
    avatar komentator ke-1
    YASIR YAFIAT #Minggu, 15 Nov 2015, 08:20 WIB
    Aku sudah pernah ke sana dan banyak air terjun
    atau curug yang ada di sana. Wijna nggak nyobain
    ciblon di sana ta? Harusnya kamu juga nyobain
    buah kokosan asli sana wij. Hihihi
    wah dulu itu belum musimnya buah Kokosan, yang banyak malah duren, hahaha. Aku bukan termasuk golongan orang yang suka nyebur, cukup motret saja :D
  • NOLA
    avatar komentator ke-2
    NOLA #Selasa, 15 Sep 2015, 22:30 WIB
    Subhanallah keren banget! Perjalanan yang jauh dan lama jadi worthed kalo kayak gini sih!
    Jadi pengen ke Jogja lagi terus mampir ke Purworejo.. Uwuwuwuh~
    Akhir tahun ke Jogja lagi mbak pas udah masuk musim hujan :D
  • SEMBERANI RENTAL MOBIL
    avatar komentator ke-3
    SEMBERANI RENTAL MOBIL #Jumat, 19 Jun 2015, 13:23 WIB
    Wisata alamnya sungguh mempesona! Suatu saat saya akan ke sana.
    Terima kasih banyak infonya..
    Sama-sama semoga suatu saat dirimu bisa berkesempatan ke sana.
  • RIFQY FAIZA RAHMAN
    avatar komentator ke-4
    RIFQY FAIZA RAHMAN #Jumat, 12 Jun 2015, 11:13 WIB
    Seger tenan!
    Purworejo jozz pokoknya Qy dipake buat basah-basahan atau motret slow speed :D
  • HASTIRA
    avatar komentator ke-5
    HASTIRA #Kamis, 28 Mei 2015, 11:27 WIB
    indah banget ya dan pengambilan gambarnya juga apik
    Hihihi, terima kasih :D
  • ANDIKA
    avatar komentator ke-6
    ANDIKA #Jumat, 15 Mei 2015, 02:06 WIB
    Mas itu foto-fotonya pake kamera apa ya. Kok
    tajem dan halus. hhee..
    Terus itu motret airnya pke filter enggak mas?
    Suwun
    motretnya pakai nikon d80 lensa 18-135 dan pakai filter ND
  • BUKANRASTAMAN
    avatar komentator ke-7
    BUKANRASTAMAN #Senin, 11 Mei 2015, 14:22 WIB
    mas udah lama gag ke purworejo, eh ternyata ada tempat yang asik bangeeet
    Asik toh? Makanya sering-sering jalan ke pelosok, hehehe :D
  • MUKLAS
    avatar komentator ke-8
    MUKLAS #Minggu, 10 Mei 2015, 07:54 WIB
    Oke siap,makasih mas.
    langsung pancal gas.
    jaga kebersihan ya mas Broo!
  • PAKDHETIMIN
    avatar komentator ke-9
    PAKDHETIMIN #Minggu, 10 Mei 2015, 00:13 WIB
    klo kesini jgn lupa bawa baju ganti...buat mak byurrrr....renang sedalam 7meter
    jadi tumbal kedungrante pakdhe...
  • MUKLAS
    avatar komentator ke-10
    MUKLAS #Sabtu, 9 Mei 2015, 09:35 WIB
    Wag keren iki,
    tp kui kenek dinggo ciblon(renang) ora mas?
    Oleh wae, mung yo tetep mesti hati-hati banget. Soal e ra ono sing ngawasi tur banyune deres.
  • FANNY FRISTHIKA NILA
    avatar komentator ke-11
    FANNY FRISTHIKA NILA #Rabu, 6 Mei 2015, 21:39 WIB
    eh masa sih tanjakannya tajam? dari foto kliatan biasa aja ya... kyknya lbh curam lg
    tanjakan ke doi suthep di chiang mai yg curam dan berbelok2..

    duriannya mahal kalo dbandingin durian sibolga p Sekarungnya cuma 20-30 rb p hihihi
    tanjakannyaq curam banget itu mbak. Emang pasndi foto nggak kelihatan banget curamnya sih, hehehe. Kalau beli duren langsung dari yang punya pohon kayaknya bakal lebih murah mbak.
  • KIPS
    avatar komentator ke-12
    KIPS #Rabu, 6 Mei 2015, 16:44 WIB
    Ternyata dari penelusuran yang awalnya biasa berujung menemukan lokasi yang bagus dengan adanya sungai yang menawan. Adem bgt kayaknya sisitu ya :-D
    enaklah buat duduk2 menikmati pemandangan
  • BERSAPEDAHAN
    avatar komentator ke-13
    BERSAPEDAHAN #Rabu, 6 Mei 2015, 11:20 WIB
    bagus bangetttt ... banyak tempat indah yang ternyata tidak terlalu jauh2 dari kita tinggal ..

    btw ... yang nyepeda di tanjakan beringin ... keren beneeer
    pengen nyobain nanjak di sana juga Kang? kalau bisa tanpa nuntun hebat banget level dewa :D
  • ANNOSMILE
    avatar komentator ke-14
    ANNOSMILE #Rabu, 6 Mei 2015, 11:06 WIB
    musim kemarau masih ada airnya enggak yaa..
    xixixi..yg di kulonrpogo aja belum khatam _
    air ya masih ada cuma nggak deres aja
  • IWCAKSONO
    avatar komentator ke-15
    IWCAKSONO #Rabu, 6 Mei 2015, 08:14 WIB
    weleh, kampung halamanku pancen uakeh yo potensi wisata nya, cuma kurang perhatian dr pemda nya

    semoga potensi potensi itu segera terpancar ke seluruh dunia,... hohohoho
    pemda mu masih ragu2 buat mengeksplorasi pelosok Bro, hehehe
  • HILDA IKKA
    avatar komentator ke-16
    HILDA IKKA #Selasa, 5 Mei 2015, 22:42 WIB
    Masya Allah... Sungai aja bisa seindah itu penampakannya _
    Aku mau-mau aja sih kalo KKN di sana, tapi yang bikin males pasti susah sinyal ya. xD
    sinyal internet yang susah XD
  • FAHMI
    avatar komentator ke-17
    FAHMI #Selasa, 5 Mei 2015, 16:51 WIB
    Sungainya seger sekali buat mandi itu :D next career break keknya mending stay di
    yogyakarta buat eksplore tempat - tempat hidden seperti ini :D
    semakin ke pelosok semakin banyak tempat-tempat yang tersembunyi lho
  • HALIM
    avatar komentator ke-18
    HALIM #Selasa, 5 Mei 2015, 10:01 WIB
    Malah seneng Curug Walangan karena berundak, mirip yang di Selogiri, Wonogiri. Yah tapi
    emang nggak cakep buat slow-speed sih, tapi bisalah kalau naik naik sampe puncaknya
    hehehe
    naik ke puncaknya butuh perjuangan Bro hehehe jadinya aku males naii, motret dari jauh aja
  • BEBY
    avatar komentator ke-19
    BEBY #Senin, 4 Mei 2015, 19:09 WIB
    Air terjunnya cakep, Baaang.. :D Tapi kenapa ngga pada nyebur yak? ._.
    karena kita sudah tua Beb, kalau nyebur nanti masuk angin, hahaha
  • AZIZHADI
    avatar komentator ke-20
    AZIZHADI #Senin, 4 Mei 2015, 08:54 WIB
    Wow keren nih spot air terjunnya, apa apa yang berhubungan dengan alam Indonesia
    memang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Kedungrante bisa menjadi wishlist tujuan di
    tahun 2015 nih, semoga bisa lekas kesana, Amin. :D
    hehehe, kalau kemari siap2 meninggalkan peradaban lho, hehehe