Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Senin, 19 Desember 2011, 14:29 WIB

Etika Berwisata Alam

  1. Jangan buang sampah sembarangan!
  2. Jangan merusak alam!
  3. Patuhi peraturan dan tata krama yang berlaku!
  4. Jaga sikap dan sopan-santun!
  5. Jangan hanya foto-foto selfie thok!
  6. Kalau tempat wisatanya sudah ramai, jangan ke sana!

Lebih lanjut, silakan simak artikel ini.

Aku percaya, di pelosok Indonesia ini ada suatu tempat yang menyandang julukan surga air terjun. Silakan Pembaca membayangkan, ada tempat yang senantiasa dikelilingi oleh riuh gemuruh air terjun. Hmmm...

 

Nah, pada kesempatan kali ini, aku akan menunjukkan kepada Pembaca bahwa tempat itu–surga air terjun itu–nyata! Benar-benar ada. Indah. Menanti untuk dikunjungi.

 

Penasaran yaaa?

 

Lokasinya bukan di Jawa, melainkan di Sulawesi. Tepatnya di Kawasan Suaka Alam Tanjung Peropa, di Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Nama air terjunnya sendiri adalah Air Terjun Moramo.   

 

Medan Berat ke Air Terjun Moramo 

Air Terjun Moramo berjarak sekitar 70 km dari Kendari, ibukota provinsi Sulawesi Tenggara. Medan jalannya didominasi jalan tanah berbatu yang berkelok-kelok.

 

Foto akses jalan rusak menuju Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2011
Jalan rusak yang umum dijumpai di pelosok Indonesia.

 

Berkunjung ke Desa Sumber Sari ibarat berkunjung ke pemukiman terisolasi yang hampir tak tersentuh peradaban. Tak ada listrik serta tak ada sinyal telepon genggam. Yang ada hanyalah para transmigran, babi hutan, dan yang pasti air terjun.

 

Foto jembatan penyebrangan desa Sumber Sari menuju Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2011
Jembatan menuju Desa Sumber Sari.

 

Dengan medan berat seperti ini, aku sendiri nggak yakin air terjun ini bakal banyak dikunjungi wisatawan. Jangankan wisatawan, mungkin pejabat daerah sendiri pun jarang ada yang berkunjung kemari. Pengembangan infrastruktur pendukung pariwasata di kawasan ini pun terancam sebagai angan yang akan tetap menggantung di awang-awang. Apalagi, retribusi yang dikenakan bagi pengunjung pun terbilang murah, “hanya” Rp2.000 per orang.

 

Kalau begini ceritanya, bagaimana industri pariwisata Indonesia mau maju?

 

Jalan setapak di suaka alam Tanjung Peropa lokasi Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2011
Jalan setapak yang harus dilalui pengunjung yang melintasi Suaka Alam Tanjung Peropa.

 

Pilih Sendiri Air Terjunmu! 

Di dalam hutan Suaka Alam Tanjung Peropa inilah surga air terjun berada. Langkahkan kaki dengan perlahan dan tengoklah sungai yang meliuk-liuk. Silakan pilih sendiri air terjunmu.

 

foto aliran sungai deras dekat Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2011

Foto air terjun kecil di sekitar Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2011

Foto jembatan kayu eksotik dekat Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2011

Foto kolam air jernih berenang di Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2011
Berbagai macam pemandangan indah di sepanjang jalan menuju Air Terjun Moramo.

 

Eits! Sabar dulu! Bersiaplah untuk lebih terpesona lagi! Sebab, kemolekan surga air terjun belum berakhir!

 

Air Terjun Moramo yang menjadi primadona berwujud air terjun bertingkat yang dipercaya sebagai pemandian para bidadari. Siapa tahu, jika Pembaca mandi di sini akan tertular pesona para bidadari.

 

Pemandangan indah Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2009
Pemandangan indah Air Terjun Moramo di dalam rimbunnya hutan Suaka Alam Tanjung Peropa.

 

Nggak jauh dari Air Terjun Moramo, para transmigran sedang bergotong-royong membangun pondok-pondok peristirahatan. Akses jalan menuju air terjun pun sudah dibuat lebih manusiawi dengan membangun anak tangga. Pemandangan yang memberikan pengharapan, bahwa kelak obyek wisata ini akan menawarkan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus mendongkrak perekonomian para transmigran.

 

Gubuk istirahat dibangun oleh warga dan trasmigran di sekitar Air Terjun Moramo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara di tahun 2009
Warga bekerja bersama membangun pondok-pondok istirahat.

 

Tahun Depan ke Air Terjun Moramo ya? 

Mumpung terbitnya artikel ini bertepatan dengan akhir tahun, nggak ada salahnya jika pas liburan akhir tahun nanti Pembaca mampir kemari. Atau mungkin Pembaca bisa merencanakan untuk berlibur kemari di tahun mendatang. Sungguh sayang kan bila berkunjung ke Kendari tapi tak mampir ke surga air terjun?

 

Oh ya, satu hal bahwa aku tak menyempatkan untuk berhati-hati ketika bermain air di air terjun ini. Sebab yah, menurut “perasaanku” tempat ini lumayan “sakral” alias pasti “berpenunggu”. Juga, karena kondisi sekitar yang berupa hutan, hati-hati dengan satwa liar semacam ular dan babi hutan. Intinya mawas diri dan jangan lengah!

 

Selamat berwisata.


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • SUKE
    avatar 4394
    SUKE #Kamis, 22 Des 2011, 14:44 WIB
    Aw aw aw... Pengin mblusuk ke sana...
    Semoga besok Kang Sri bisa pindah kabupaten dari Semarang ke Moramo. Amin :)
  • ANNOSMILE
    avatar 4396
    ANNOSMILE #Sabtu, 24 Des 2011, 08:16 WIB
    adoh tenan iki le dolan...
    mumpung ada sponsor, hehehe :p
  • ASOP
    avatar 4398
    ASOP #Selasa, 27 Des 2011, 08:32 WIB
    Wuiiih, seperti biasa, berkat kecepatan rana rendah dan berkat kepiawaian Mas Wijna, foto air terjun seperti kapas lembut....
    Ah, Kang Asop bisa aja. Masih perlu banyak latihan itu.

    Terima Kasih sudah berkunjung ya Kang! :D
  • INDRIA
    avatar 4400
    INDRIA #Selasa, 27 Des 2011, 12:30 WIB
    mas/ om wijna.. minta ijin yaaa....nampangin blognya di blogroll saya..:D
    Monggo mbak Indria :)
  • @ZIZYDMK
    avatar 4409
    @ZIZYDMK #Senin, 2 Jan 2012, 11:26 WIB
    Ah... mblusuk-mblusuk memang pasti deh menemukan sesuatu yang worth it....
    Mblusuknya pindah pulau Bu. Doa'akan saya semoga bisa mblusuk pindah pulau lagi ya, hehehe. :)
  • CHOIRUL
    avatar 4414
    CHOIRUL #Rabu, 4 Jan 2012, 10:26 WIB
    wow....... amazing.... keren bange euy.... pengen banget jalan-jalan keluar jawa..... indah
    sekali ini air terjunnya
    Berharap saja belum terlalu populer di kemudian hari (mengingat medan ke sana yang lumayan berat) supaya masih asri, alami, dan sepi manusia :)
  • CERIA_AUFIARY
    avatar 4446
    CERIA_AUFIARY #Rabu, 25 Jan 2012, 17:00 WIB
    Wah, keren banget foto-fotonya! Jadi pengen ke sana:D
    Semoga suatu saat berkesempatan ke sana ya mbak :)
  • SOEOWENG
    avatar 4454
    SOEOWENG #Minggu, 29 Jan 2012, 17:47 WIB
    itu di poso ya? kayaknya pernah kesana deh
    bukan mbah
  • SUKE
    avatar 4490
    SUKE #Jum'at, 2 Mar 2012, 19:24 WIB
    ora pernah bosen mblusuk mrene, fotone ajib ajib... :)
    Hahahaha, nuwun mas Suke atas kunjungannya :D
  • RIFQY FAIZA RAHMAN
    avatar 7144
    RIFQY FAIZA RAHMAN #Sabtu, 14 Feb 2015, 09:48 WIB
    Masya Allah, aluuuus coban e.... Hiks. Kapan rono neh mas? Budal kendari numpak pelni ae mas yok :|
    Nek numpak pelni butuh waktu pirang dino yo Qy?
  • RIFQY FAIZA RAHMAN
    avatar 7191
    RIFQY FAIZA RAHMAN #Selasa, 24 Feb 2015, 21:33 WIB
    Kurang dari seminggu paling mas :D
    Njuk seminggu terkatung-katung di laut, :D